Blog

  • Lindungi Alam, Tolak PETI! Polsek Marikit Perkuat Edukasi dan Pencegahan Pertambangan Ilegal

    Lindungi Alam, Tolak PETI! Polsek Marikit Perkuat Edukasi dan Pencegahan Pertambangan Ilegal

    Tumbang Hiran – Polsek Marikit melalui Bhabinkamtibmas Desa Buntut Leleng terus mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas penambangan tanpa izin. Imbauan disampaikan kepada warga di Desa Tumbang Mandurei, Tumbang Paku, dan Buntut Leleng, Jum’at (18/9/2026).

    Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Marikit IPTU Budi Hartono, S.H., menekankan agar seluruh personel meningkatkan upaya preemtif dan preventif dengan memberikan edukasi kepada masyarakat, serta mengingatkan bahwa setiap kegiatan pertambangan wajib memenuhi ketentuan perizinan yang berlaku.

    Dalam sosialisasi tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai larangan penambangan ilegal dan sanksi Pasal 158 UU Minerba, dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp100 miliar. Warga juga diimbau turut menjaga kelestarian lingkungan dan melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas penambangan ilegal.

    Kegiatan berlangsung aman dan kondusif. Polsek Marikit berkomitmen terus hadir di tengah masyarakat untuk mencegah pelanggaran hukum serta mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Marikit.

  • Monitoring DAS Katingan sebagai Bentuk Pengawasan Situasi Wilayah

    Monitoring DAS Katingan sebagai Bentuk Pengawasan Situasi Wilayah

    KATINGAN – Polsek Marikit – Polres Katingan – Polda Kalimantan Tengah. Personel Polsek Marikit melaksanakan monitoring kondisi Daerah Aliran Sungai (DAS) Katingan di wilayah Kecamatan Marikit, Jumat (18/09/2026), sebagai langkah preventif dalam memantau perkembangan debit, arus, dan situasi di sekitar bantaran sungai.

    Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Marikit IPTU Budi Hartono, S.H., menyampaikan bahwa monitoring DAS dilakukan secara berkala sebagai bentuk pengawasan situasi wilayah serta deteksi dini terhadap potensi perubahan kondisi sungai.

    Hasil pemantauan menunjukkan kondisi DAS Katingan masih terpantau normal dan terkendali. Personel tetap mencermati perkembangan debit serta kondisi lingkungan sekitar guna mengantisipasi potensi gangguan keselamatan maupun kamtibmas.

    Monitoring dilaksanakan secara berkelanjutan dengan mengedepankan kesiapsiagaan dan respons cepat terhadap setiap perubahan kondisi DAS Katingan demi menjaga keamanan masyarakat di wilayah Kecamatan Marikit.

  • Patroli Humanis, Bangun Rasa Aman di Wilayah Marikit, Cegah Gangguan Sejak Dini

    Patroli Humanis, Bangun Rasa Aman di Wilayah Marikit, Cegah Gangguan Sejak Dini

    KATINGAN – Polsek Marikit – Polres Katingan – Polda Kalimantan Tengah. Personel Polsek Marikit melaksanakan patroli Kamtibmas di wilayah Kecamatan Marikit, Jumat (18/09/2026), sebagai langkah preventif untuk mendeteksi dan mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.

    Patroli menyasar permukiman dan sejumlah lokasi aktivitas masyarakat dengan mengedepankan pendekatan humanis. Personel berdialog dengan warga untuk menyerap informasi serta memantau situasi lingkungan secara langsung.

    Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Marikit IPTU Budi Hartono, S.H., menyampaikan bahwa patroli rutin merupakan bentuk kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

    Personel juga menyampaikan imbauan Kamtibmas serta mengajak warga berperan aktif menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan keamanan.

    Melalui patroli humanis dan preventif, Polsek Marikit memperkuat deteksi dini serta membangun rasa aman masyarakat guna menjaga situasi Kamtibmas tetap aman, tertib, dan kondusif.

  • Teladan dalam Kesiapsiagaan: Personel Piket Mako Polsek Marikit Siaga Bertugas

    Teladan dalam Kesiapsiagaan: Personel Piket Mako Polsek Marikit Siaga Bertugas

    KATINGAN – Polsek Marikit – Polres Katingan – Polda Kalimantan Tengah. Personel Piket Mako Polsek Marikit melaksanakan tugas penjagaan dan kesiapsiagaan pelayanan pada Jumat pagi (18/09/2026). Kesiapan tersebut memastikan mako tetap terjaga dan pelayanan kepolisian dapat diakses masyarakat setiap saat diperlukan.

    Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Marikit IPTU Budi Hartono, S.H., menegaskan bahwa kesiapsiagaan merupakan bagian penting dari pelaksanaan tugas kepolisian. Setiap personel wajib menjaga disiplin, tanggung jawab, kewaspadaan, serta memberikan pelayanan secara humanis dan profesional sesuai ketentuan yang berlaku.

    Ketika sebagian aktivitas berjalan seperti biasa, personel piket tetap berada pada posisi siaga dengan memastikan penerimaan informasi, pelayanan masyarakat, dan kebutuhan bantuan kepolisian dapat ditangani sesuai prosedur.

    Kewaspadaan tidak berhenti pada penjagaan pintu mako, tetapi diwujudkan melalui pemantauan lingkungan dan kesiapan menghadapi setiap perkembangan situasi kamtibmas secara cepat dan terukur.

    Dari konsistensi menjalankan tugas inilah teladan itu terbentuk; hadir dalam keadaan siap, bekerja dengan penuh tanggung jawab, dan menjaga kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang nyata. Piket Mako Polsek Marikit terus menjadi bagian dari kesiapsiagaan Polri dalam memberikan rasa aman dan memastikan pelayanan tetap berjalan. (RR25)

  • Atasi Karhutla di Lahan Gambut, Kapolda Kalteng Gunakan X-Fire untuk Percepat Pemadaman

    Atasi Karhutla di Lahan Gambut, Kapolda Kalteng Gunakan X-Fire untuk Percepat Pemadaman

    PALANGKA RAYA – Polda Kalimantan Tengah bersama Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus melakukan upaya pemadaman dan pembasahan di sejumlah wilayah yang terdampak karhutla. Salah satunya di kawasan Jalan Manduhara Ujung, Kota Palangka Raya, Jumat (18/9/2026).

    Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan mengatakan, api di lokasi tersebut telah berhasil dipadamkan. Namun, karena karakteristik lahan gambut, masih terdapat titik api di bawah permukaan yang berpotensi kembali menyala dan menghasilkan asap.

    “Di wilayah Kalimantan Tengah bersama dengan Satgas yang lain, kita berusaha untuk memadamkan api yang ada. Saat ini kita berada di daerah Manduhara Ujung, di mana api-api yang ada sudah berhasil kita padamkan,” ujar Kapolda.

    Menurutnya, penanganan karhutla di lahan gambut tidak cukup hanya dengan memadamkan api di permukaan. Pembasahan harus dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan api yang berada di bawah permukaan gambut benar-benar padam.

    Untuk itu, Polda Kalteng menggunakan zat pemadam khusus gambut X-Fire yang didistribusikan oleh Logistik Mabes Polri.

    “Kami menggunakan zat pemadam kebakaran gambut, yaitu X-Fire, yang didistribusikan dari Logistik Mabes Polri untuk melakukan pembasahan. Ini lebih efektif dan lebih cepat, sehingga api-api yang ada di bawah bisa cepat padam dan tidak menghasilkan asap yang saat ini cukup mengganggu dan cukup pekat di wilayah Palangka Raya,” jelasnya.

    Kapolda menjelaskan, saat ini terdapat enam wilayah yang menjadi prioritas penanganan karhutla di Kalimantan Tengah, yakni Palangka Raya, Kapuas, Pulang Pisau, Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, dan Katingan.

    Untuk mendukung percepatan penanganan, personel di wilayah prioritas tersebut telah diberikan arahan dan pelatihan mengenai tata cara penggunaan X-Fire, khususnya untuk melakukan pembasahan pada lahan gambut.

    “Enam daerah ini sudah kita berikan petunjuk, arahan dan pelatihan bagaimana di lapangan melakukan pembasahan menggunakan X-Fire. Setelah pembelajaran ini, mereka akan langsung kembali ke daerah masing-masing dan mampu menggunakan X-Fire untuk melakukan pembasahan,” ungkapnya.

    Sementara itu, perwakilan Slog Mabes Polri, Dr. Sigit , menjelaskan bahwa X-Fire bekerja dengan membantu memasukkan air dan zat tertentu ke dalam lapisan gambut. Kandungan tersebut membantu menghambat suplai oksigen yang menjadi salah satu faktor pendukung api tetap bertahan di bawah permukaan.
    “Jadi ada air dan juga beberapa zat yang dimasukkan ke dalam gambut. Sifatnya menahan oksigen sehingga tidak bisa menyuplai oksigen kepada api. Dengan demikian, api bisa tertahan dan lebih cepat padam,” jelas Dr. Sigit.

    Ia menambahkan, bahan yang digunakan dalam X-Fire bersifat biodegradable, sehingga diharapkan tidak memberikan dampak buruk terhadap kondisi tanah.

    “Karena menggunakan bahan-bahan biodegradable, artinya tidak akan merusak tanah untuk ke depannya. Bahkan ketika kami melakukan uji coba, bahan ini tidak merusak tanah dan justru dapat membantu menyuburkan tanah,” pungkasnya.

    Polda Kalteng bersama seluruh unsur Satgas akan terus melakukan pemadaman, pendinginan dan pembasahan di wilayah prioritas guna mencegah munculnya kembali titik api sekaligus mengurangi dampak asap terhadap masyarakat.

    Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya karhutla dengan tidak melakukan pembakaran lahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api.

  • Pantang Menyerah! Satgas Karhutla Bidpropam Polda Kalteng Berhasil Jinakkan Api di Kawasan Bukit Tunggal

    Pantang Menyerah! Satgas Karhutla Bidpropam Polda Kalteng Berhasil Jinakkan Api di Kawasan Bukit Tunggal

    Palangka Raya – Personel Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Kalimantan Tengah kembali bergerak cepat menanggulangi kobaran api di kawasan Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Jumat (18/9/2026).

    Setibanya di lokasi kejadian, petugas langsung membentang selang pemadam dan menyemprotkan air secara masif ke titik-titik api utama yang membakar vegetasi lahan gambut. Personel di lapangan juga memfokuskan tindakan pembasahan mendalam (cooling down) untuk mematikan sisa bara api yang tersembunyi di dalam tanah guna mencegah memicu kepulan asap maupun kebakaran susulan.

    Kabidpropam Polda Kalteng Kombes Pol. Rudi Asriman, S.I.K., M.Si., mewakili Kapolda Irjen Pol Iwan Kurniawan menegaskan bahwa kesiapsiagaan penuh personel Satgas Karhutla Bidpropam merupakan komitmen nyata Polda Kalteng dalam merespons cepat setiap potensi karhutla demi menjaga kualitas udara dan keselamatan masyarakat Palangka Raya.

    “Setiap kemunculan titik api langsung kita respons cepat dengan pemadaman total dan pembasahan lokasi hingga situasi benar-benar kondusif,” tegasnya.

    Berkat respons cepat dan kerja keras personel di lapangan, titik api di kawasan Bukit Tunggal berhasil dilokalisasi dan dipadamkan secara total. Seluruh rangkaian kegiatan pemadaman berjalan dengan aman, tertib, serta situasi di lokasi kejadian dipastikan kondusif dan terkendali.

  • Brimob Kalteng Terus Hadir Padamkan Karhutla di Baamang Hulu

    Brimob Kalteng Terus Hadir Padamkan Karhutla di Baamang Hulu

    Sampit – Personel Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Kalimantan Tengah terus hadir dalam upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di wilayah Baamang Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur, Jumat (18/9/2026).

    Setibanya di lokasi, personel bersama tim yang terlibat langsung melakukan pemadaman pada area yang terbakar. Upaya dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi medan dan titik api, sekaligus memastikan api tidak kembali meluas ke area di sekitarnya.

    Penanganan Karhutla menjadi perhatian bersama karena kondisi lahan yang kering dapat membuat api lebih mudah menyebar. Karena itu, personel terus melakukan pemantauan dan penanganan di lokasi sebagai bagian dari upaya menjaga lingkungan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat.

    Dansatbrimob Polda Kalteng Kombes Pol. Dieno Hendro Widodo, S.I.K., M.H. mengatakan bahwa personel Brimob akan terus siap membantu penanganan Karhutla bersama seluruh pihak terkait.

    “Kami terus mengerahkan personel untuk membantu pemadaman dan penanganan Karhutla di sejumlah wilayah. Setiap titik yang terbakar kami upayakan untuk segera ditangani agar api tidak meluas dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat,” ujar Kombes Pol. Dieno.

    Ia juga mengingatkan masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, terutama dengan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu terjadinya kebakaran.

    “Pencegahan tentu menjadi tanggung jawab kita bersama. Kami mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan dan segera melaporkan apabila melihat adanya titik api, sehingga dapat ditangani sedini mungkin,” tambahnya.

    Melalui kesiapsiagaan dan kerja sama lintas pihak, Satbrimob Polda Kalteng berkomitmen untuk terus hadir dalam penanganan Karhutla sekaligus menjaga agar situasi di wilayah Kalimantan Tengah tetap aman dan kondusif.

  • Brimob Kalteng Sigap Padamkan Karhutla dan Lanjutkan Pembasahan

    Brimob Kalteng Sigap Padamkan Karhutla dan Lanjutkan Pembasahan

    Palangka Raya – Personel Tim Bravo 2 Karhutla melaksanakan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jalan Manduhara, Kota Palangka Raya, Jumat (18/09/2026). Kegiatan dilakukan sebagai upaya mencegah api meluas dan memastikan kondisi di sekitar lokasi tetap aman.

    Setibanya di lokasi, personel segera melakukan pemadaman terhadap titik api dengan menggunakan peralatan yang tersedia. Pemadaman dilakukan secara terukur untuk mengendalikan kobaran api serta mengurangi potensi penyebaran ke area lainnya.

    Setelah api berhasil dikendalikan, kegiatan dilanjutkan dengan pembasahan pada area yang terbakar. Pembasahan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan bara api dan titik panas tidak kembali menyala.

    Personel juga terus melakukan pemantauan di sekitar lokasi guna mengantisipasi munculnya kembali titik api, khususnya pada area lahan yang masih berpotensi terbakar.

    Langkah cepat dan berkelanjutan tersebut merupakan bentuk kesiapsiagaan Brimob Kalteng dalam mendukung upaya penanggulangan karhutla serta menjaga keselamatan masyarakat dan lingkungan di wilayah Kota Palangka Raya.

  • DITLANTAS POLDA KALTENG TERUS LAKUKAN PEMBASAHAN DI LOKASI TERDAMPAK KARHUTLA

    DITLANTAS POLDA KALTENG TERUS LAKUKAN PEMBASAHAN DI LOKASI TERDAMPAK KARHUTLA

    PALANGKARAYA – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kalimantan Tengah terus menunjukkan kepeduliannya dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Personel Ditlantas Polda Kalteng turun langsung ke lokasi terdampak untuk melaksanakan kegiatan Pembasahan di Jl. Manduhara Kereng Bangkirai Kec. Sebangau (18/09/2026).

    Dalam kegiatan tersebut, personel Ditlantas Polda Kalteng menggunakan cairan X-FIRE, yang merupakan bantuan dari SLOG Polri, yang dirancang untuk mempercepat pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), khususnya di lahan gambut.

    Kegiatan ini juga merupakan bentuk kepedulian dan dukungan Ditlantas Polda Kalteng dalam penanganan Karhutla, sekaligus sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan masyarakat dan lingkungan dari dampak kebakaran hutan dan lahan.

    Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., Melalui Direktur Lalu Lintas Polda Kalteng Kombes Pol. Yusep Dwi Prastiya, S.H., S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa pelaksanaan Pembasahan ini merupakan langkah penting dalam penanganan Karhutla. Menurutnya, setelah api berhasil dipadamkan, perlu dilakukan pembasahan secara maksimal untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa dan berpotensi menimbulkan kebakaran kembali.

    “Kami terus mengerahkan personel untuk membantu pelaksanaan penanganan Karhutla, khususnya dalam kegiatan pembasahan. Hal ini merupakan bentuk komitmen Ditlantas Polda Kalteng dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan Tengah,” ujar yusep.

    Melalui kegiatan tersebut, Ditlantas Polda Kalteng berharap titik-titik kebakaran dapat segera terkendali serta masyarakat dapat terhindar dari dampak kabut asap yang cukup tebal khususnya di kota palangkaraya. (mdc)

  • Ditpolairud Gelar Gotong Royong Bersihkan Tpa Raudhatul Athfal Al Barakah Buntok Sebrang

    Ditpolairud Gelar Gotong Royong Bersihkan Tpa Raudhatul Athfal Al Barakah Buntok Sebrang

    Buntok – Ditpolairud Polda Kalimantan tengah melalui Kapal Patroli KP XVIII-2001 melaksanakan kegiatan gotong royong bersama di TPA Raudhatul Athfal Al Barakah Buntok Sebrangsebagai upaya menumbuhkan budaya peduli lingkungan demi mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas arahan Presiden Republik Indonesia dalam menggalakkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan. Jumat (18/09/2026)

    Dirpolairud Polda Kalteng Kombes Pol Dony Eka Putra, S.I.K. M.H., melalui Komandan Kapal Polisi Aipda Aris Pujianto S.H., mengatakan gotong royong tersebut diikuti oleh Personel Kapal Polisi KP XVIII-2001 bersama Masyarakat. Masyarakat tampak antusias membersihkan lingkungan TPA, mulai dari halaman, ruang belajar, hingga area sekitar Tpa.

    ‎Melalui kegiatan ini, Ditpolairud tidak hanya mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kepedulian kepada anak-anak sejak usia dini.

    ‎ Diharapkan, kebiasaan menjaga kebersihan dapat tumbuh menjadi budaya yang melekat dalam kehidupan sehari-hari anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

    ‎“Kami ingin menanamkan kepada anak-anak bahwa lingkungan yang bersih merupakan tanggung jawab bersama. Dari tangan kecil mereka hari ini, kami berharap tumbuh kesadaran besar untuk menjaga alam di masa depan,”

    ‎Kegiatan gotong royong ini menjadi momen edukatif yang bermakna bagi anak-anak didik, di mana mereka belajar bahwa menjaga kebersihan bukan sekadar kewajiban, melainkan bentuk cinta terhadap lingkungan dan warisan alam semesta yang harus dijaga demi keberlanjutan masa depan.

    ‎Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, Ditpolairud berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh positif serta menginspirasi masyarakat luas untuk terus menumbuhkan budaya gotong royong dan menjaga kelestarian lingkungan demi masa depan yang lebih baik”.(kp2001)