Kategori: Uncategorized

  • Piket Polsek Cek Debit Air Sungai Lamandau

    Piket Polsek Cek Debit Air Sungai Lamandau

    Lamandau – Personel Polsek Lamandau Melaksanakan Patroli dan Pantau Cek debit air Sungai Lamandau Antisipasi terjadinya Bencana banjir di Wilayah Kabupaten Lamandau Khususnya Kecamatan Lamandau yang bertempat di Dermaga Tapin Bini, kecamatan Lamandau, Kabupaten Lamandau, Provinsi Kalteng, Kamis (26/2/26) Pagi.

    ketinggian debit air DAS Lamandau di Wilayah Kecamatan Lamandau dimana Pantau Dermaga Kelurahan Tapin Bini pada level 185 cm naik 6 cm, Dengan Menghimbau kepada masyarakat yang rumah nya di sekitar bantaran sungai Lamandau supaya tetap berhati hati dan waspada di khawatirkan terjadi banjir di akibatkan luapan sungai Lamandau.

    Kapolsek Lamandau Ipda Agus Santoso saya memerintahkan Personel Polsek Lamandau untuk mengecek Debit sungai Lamandau sekaligus Pemantauan dan Patroli di Wilayah Kecamatan Lamandau yang disinyalir Rawan Banjir yang biasanya Debit Sungai Lamandau meluap, dimana Sungai.(Hms)

  • Piket Polsek Bulik Cek debit air di Kelurahan Nanga Bulik

    Piket Polsek Bulik Cek debit air di Kelurahan Nanga Bulik

    Lamandau – Personil Polsek Bulik melakukan kegiatan rutin pengecekan debit air DAS lamandau di TMA Kelurahan Nanga Bulik, Kamis (26/2/26) pagi

    Di samping kegiatan rutin Personel Polsek Bulik juga melaksanakan kegiatan untuk memonitor perkembangan keadaan kedalaman 195 cm Pada level SIAGA IV (NORMAL) Mengalami Penurunan 35 cm

    Kapolsek Bulik Akp Karno, S.H mengatakan bahwa pengecekan TMA DAS lamandau rutin bertujuan untuk mengetahui perkembangan ketinggian air DAS lamandau sebagai upaya antisipasi apabila terjadi bencana banjir agar dapat segera mengambil langkah – langkah dengan cepat dan tepat.

    Pengecekan debit air DAS lamandau oleh anggota piket Polsek bulik dilakukan secara rutin setiap hari dan saat ini debit air DAS lamandau dalam posisi status level aman.(Hms)

  • Bhabinkamtibmas Tingkatkan Kemitraan melalui Silaturahmi ke Kantor Desa Binaan

    Bhabinkamtibmas Tingkatkan Kemitraan melalui Silaturahmi ke Kantor Desa Binaan

    Lamandau – Guna untuk lebih mengetahui situasi dan kondisi yang ada di desa Binaan Bhabinkamtibmas secara rutin melaksanakan giat sambang sekaligus bersilaturahmi bersama dengan perangkat desa, Kamis (26/2/26) Pagi.

    Kegiatan sambang dan silaturahmi Perangkat Desa Bunut Kec. Bulik Kab. Lamandau Prov. Kalteng, seperti yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Bripka Langgeng yang pada saat ini melaksanakan sambang dan silaturahmi Koordinasi tentang kamtibmas di desa.

    Dalam kesempatan itu Bhabinkamtibmas tidak lupa untuk memberikan himbauan dan sampaikan pesan pesan kamtibmas sekaligus mengajak para perangkat desa untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian guna untuk mengantisipasi dan mencegah segala macam bentuk gangguan kamtibmas.

    Diharapkan dengan adanya kegiatan sambang ini, dapat mempererat hubungan kerjasama antara Polri dan Pemdes setempat dalam hal pemeliharaan kamtibmas sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.(Hms)

  • Piket Polsek Delang Sambangi Pedagang, Jalin Kedekatan dengan Masyarakat

    Piket Polsek Delang Sambangi Pedagang, Jalin Kedekatan dengan Masyarakat

    Lamandau – Personil piket Polsek Delang Polres Delang melaksanakan Patroli dan sambang kepada pedagang wilayah Polsek Delang, Kamis (26/2/26) Pagi.

    “Selain sebagai kegiatan patroli rutin, sambang kepedagang ini juga mempunyai tujuan untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada para pedagang serta masyarakat,”

    Dalam kesempatan tersebut, Personil Polsek menyampaikan kepada para pedagang untuk mewaspadai adanya tindak kejahatan yang dapat menimbulkan gangguan kamtibmas.

    Kehadiran polisi dalam keramaian transaksi jual beli, spontan menjadi pusat perhatian masyarakat. Para pedagang pun mengaku senang serta mengapresiasi kegiatan tersebut.

    Personil Polsek juga mengharapkan dengan adanya kegiatan sambang di lokasi keramaian, maka masyarakat akan lebih dekat dengan polisi sehingga komunikasi lintas personal dapat terjalin harmonis dalam kaitan pemeliharaan kamtibmas yang kondusif.(Hms)

  • Bhabinkamtibmas Pererat Hubungan dengan Petani, Dukung Ketahanan Pangan dalam Asta Cita

    Bhabinkamtibmas Pererat Hubungan dengan Petani, Dukung Ketahanan Pangan dalam Asta Cita

    Lamandau – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan Nasional Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Bhabinkamtibmas Polsek Bulik melaksanakan Silaturahmi dan memberikan Himbauan kepada petani untuk mendukung Program Asta Cita Presiden RI, Kamis (26/2/26) pagi.

    Ketahanan Pangan di Desa Sumber Mulya, RT 001 Kec. Bulik, kab. Lamandau, Prov.Kalteng memiiki lahan Pekarangan Pertanian Jenis labu putih. bahwa program ini bertujuan untuk mendukung visi pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan.

    Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi teladan bagi warga di sekitar untuk ikut terlibat dalam program ketahanan pangan, dengan berpartisipasi secara aktif, masyarakat juga dapat merasakan manfaat langsung dari hasil tanaman sendiri.

    Semoga program ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan melahirkan inisiatif serupa di daerah lainnya, guna menjaga ketahanan pangan secara kolektif.(Hms)

  • Di Bulan Penuh Berkah, Personel Polres Turun ke Jalan Berbagi Takjil

    Di Bulan Penuh Berkah, Personel Polres Turun ke Jalan Berbagi Takjil

    Lamandau – Dalam rangka meningkatkan kepedulian sosial serta mempererat hubungan dengan masyarakat di bulan suci Ramadan, personel Polres menggelar kegiatan berbagi takjil kepada para pengguna jalan, Rabu sore (25/2/2026).

    Kegiatan yang berlangsung menjelang waktu berbuka puasa ini dilaksanakan di sejumlah titik strategis di wilayah hukum Polres. Personel turun langsung ke jalan membagikan paket takjil kepada pengendara roda dua, roda empat, hingga pejalan kaki yang melintas.

    Kapolres Lamandau AKBP Joko Handono, S.I.K., M.H.,M.M. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui aksi sosial yang membawa manfaat langsung.

    “Ramadan adalah momentum untuk meningkatkan kepedulian dan kebersamaan. Melalui kegiatan berbagi takjil ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat,” ujarnya.

    Masyarakat yang menerima takjil tampak antusias dan menyambut baik kegiatan tersebut. Selain membantu warga yang masih dalam perjalanan agar dapat berbuka puasa tepat waktu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat.

    Tak hanya berbagi, personel Polres juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap tertib berlalu lintas serta menjaga keamanan lingkungan selama bulan Ramadan.

    Kegiatan sosial seperti ini rencananya akan terus dilaksanakan selama bulan Ramadan sebagai bentuk komitmen Polres dalam membangun kedekatan serta menumbuhkan rasa kebersamaan di tengah masyarakat.
    Dengan semangat berbagi dan kepedulian, diharapkan kehadiran Polri dapat semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas, khususnya di bulan penuh berkah ini.(Hms)

  • Ciptakan Keamanan Lalu Lintas, Samapta Polres Lamandau Bantu Anak Sekolah Menyeberang Jalan

    Ciptakan Keamanan Lalu Lintas, Samapta Polres Lamandau Bantu Anak Sekolah Menyeberang Jalan

    Lamandau – Sebagai bentuk Wujud Kepedulian dan Pelayanan Polri Kepada Masyarakat, Personel Samapta Polres lamandau setiap harinya melakukan Gatur pagi dan membantu anak-anak sekolah menyeberang jalan, Kamis (26/2/26) Pagi.

    Terlihat seperti biasa di pagi hari arus lalu lintas di dominasi roda dua maupun empat cukup ramai sehingga untuk menjaga keselamatan masyarakat, baik bagi warga untuk menuju ke tempat kerja, sekolah, kantor, pasar dan lain maka dengan sigap personel Samapta hadir memberikan pelayanan.

    Kasat Samapta Polres Lamandau AKP Nanang Mauludi, SH menjelaskan Pengaturan arus lalu lintas, sekaligus membantu anak sekolah menyeberang jalan ini merupakan wujud pelayanan Polri kepada masyarakat, terlebih mencegah adanya kecelakaan lalu lintas di kalangan para pelajar.

    Setiap pagi di hari siswa masuk sekolah, personel Samapta sudah kita turunkan lebih awal guna melakukan Pengaturan Lalu lintas serta membantu para siswa untuk menyeberang jalan. Selain itu Kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat atau pelajar diharapkan bisa memberikan rasa aman dan nyaman khususnya kepada para pelajar,” ungkapnya.(Hms)

  • Aksi di Depan Mapolda DIY Telah Kondusif, 3 Mahasiswa Yang diamankan Diserahkan Ke Pihak Rektorat

    Aksi di Depan Mapolda DIY Telah Kondusif, 3 Mahasiswa Yang diamankan Diserahkan Ke Pihak Rektorat

     

    Yogyakarta – Aksi penyampaian aspirasi yang berlangsung di depan Mapolda DIY pada hari ini sempat berakhir ricuh dan diwarnai pengrusakan pagar sisi timur Mapolda. Meski demikian, situasi secara umum dapat dikendalikan oleh aparat kepolisian dan kondisi wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dipastikan tetap aman dan kondusif.

    Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Kombes Pol Ihsan menyampaikan bahwa pihaknya turut berbelasungkawa atas peristiwa yang terjadi di Tual, Maluku, yang menjadi latar belakang aksi tersebut.

    “Kami dari Polda DIY turut berbelasungkawa yang mendalam untuk keluarga korban terkait peristiwa yang terjadi di Tual, Maluku. Semoga almarhum diterima amal ibadahnya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujarnya.

    Terkait jalannya aksi, Ihsan menyayangkan unjuk rasa yang awalnya berlangsung sebagai penyampaian aspirasi harus berakhir ricuh serta disertai pengrusakan fasilitas.

    “Kami menyayangkan aksi tersebut berakhir ricuh dan terjadi pengrusakan pada pagar sisi timur Mapolda. Namun secara umum, situasi dapat dikendalikan oleh petugas di lapangan,” jelasnya.

    Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat DIY, termasuk unsur Jaga Warga, yang turut bersinergi bersama aparat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

    Menurutnya, pendekatan pengamanan dilakukan dengan mengedepankan kearifan lokal dan kultur budaya Jawa. Petugas, kata dia, tetap bersikap sabar dan persuasif meskipun menghadapi massa yang sempat bertindak anarkis.

    Dalam kegiatan tersebut, petugas sempat mengamankan tiga mahasiswa. Namun, ketiganya telah diserahkan kembali kepada pihak rektorat pada pukul 22.30 WIB setelah dilakukan koordinasi dengan pihak kampus.

    Lebih lanjut, Ihsan menegaskan bahwa informasi yang beredar mengenai adanya tembakan gas air mata maupun tembakan peringatan adalah tidak benar.

    “Kami tegaskan bahwa selama kegiatan pengamanan, petugas tidak dilengkapi senjata. Suara yang terdengar di lokasi berasal dari petasan yang dibawa oleh massa aksi,” tegasnya.

    Saat ini, situasi di depan Mapolda DIY dilaporkan aman dan terkendali. Arus lalu lintas telah kembali normal dan secara umum kondisi kamtibmas di wilayah DIY dalam keadaan kondusif.

  • Polri Bongkar Jaringan Nasional Perdagangan Bayi, 12 Tersangka Ditangkap dan 7 Bayi Diselamatkan

    Polri Bongkar Jaringan Nasional Perdagangan Bayi, 12 Tersangka Ditangkap dan 7 Bayi Diselamatkan

     

    Jakarta – Bareskrim Polri mengungkap jaringan nasional tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus memperjualbelikan bayi dengan cara memberikan keterangan dan dokumen kelahiran/identitas yang diplsukan. Dalam pengungkapan tersebut, penyidik menetapkan 12 orang tersangka dan berhasil menyelamatkan tujuh bayi korban.

    Wakabareskrim Polri Nunung Syaifuddin menjelaskan, pengungkapan ini merupakan hasil pengembangan kasus penculikan bayi yang sebelumnya terjadi di Makassar dan ditangani secara kolaboratif lintas direktorat di Bareskrim.

    “Pengungkapan kasus ini merupakan hasil kolaborasi lintas direktorat di Bareskrim, tidak hanya Direktorat Tindak Pidana PPA, tetapi juga melibatkan Dirtipidum dan unsur lainnya. Kami ingin memastikan negara hadir melindungi setiap anak Indonesia,” ujar Nunung dalam konferensi pers di Lobby Gedung Bareskrim, Rabu (25/2/2026).

    Ia menegaskan, setiap bayi yang berhasil diselamatkan merupakan nyawa yang sangat berharga sehingga pengungkapan jaringan ini mendapat perhatian khusus pimpinan Polri.

    “Sebanyak tujuh bayi berhasil kami selamatkan. Ini bukan jumlah kecil, karena setiap bayi adalah nyawa yang harus dijaga. Karena itu, kasus ini menjadi perhatian khusus pimpinan agar diungkap secara terang benderang,” tegasnya.

    Direktur Tindak Pidana PPA dan PPO Bareskrim Polri Nurul Azizah mengungkapkan, jaringan ini beroperasi sejak 2024 dan menjual bayi ke berbagai daerah melalui perantara yang direkrut lewat media sosial.

    “Kami telah menetapkan 12 tersangka, terdiri dari delapan perantara dan empat orang tua kandung. Jaringan ini beroperasi di banyak wilayah, mulai dari Jawa, Sumatera, Kalimantan hingga Bali dan Papua, dengan keuntungan ratusan juta rupiah,” jelas Nurul.

    Modus yang digunakan adalah menawarkan adopsi ilegal melalui platform digital seperti TikTok dan Facebook, lalu memperjualbelikan bayi dengan cara memberikan keterangan dan dokumen kelahiran/identitas yang dipalsukan.

    Polisi juga menyita 21 ponsel, 17 kartu ATM, 74 dokumen, serta perlengkapan bayi sebagai barang bukti. Para tersangka dijerat Undang-Undang Perlindungan Anak dan Undang-Undang Pemberantasan TPPO dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara.

    Sementara itu, Direktur Rehabilitasi Sosial Anak Kementerian Sosial Agung Suhartoyo menegaskan pihaknya akan melakukan asesmen dan rehabilitasi terhadap bayi korban untuk memastikan pengasuhan yang aman dan legal.

    “Kami memberikan asesmen untuk menentukan status anak serta memastikan mereka mendapatkan perlindungan dan pengasuhan terbaik, apakah kembali ke keluarga atau melalui pengasuhan alternatif sesuai aturan,” ujarnya.

    Dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, perwakilan Atwirlany Ritonga menyebut kasus penculikan anak berindikasi TPPO masih menjadi perhatian nasional, dengan 91 kasus dan 180 korban anak tercatat sejak 2022 hingga Oktober 2025.

    “Kami mengapresiasi kerja Bareskrim Polri. Kasus penculikan anak dengan indikasi TPPO adalah kejahatan serius, sehingga penegakan hukum dan perlindungan korban harus berjalan bersamaan,” katanya.

    KemenPPPA bersama Kemensos akan melakukan penelusuran keluarga (family tracing), konseling, dan penempatan sementara korban melalui sistem perlindungan anak nasional. Masyarakat juga diimbau segera melapor jika menemukan indikasi perdagangan anak, termasuk melalui layanan SAPA 129.

    Polri menegaskan komitmennya memberantas jaringan perdagangan orang, khususnya yang menyasar bayi dan anak sebagai kelompok paling rentan.

  • Berkah Ramadan, Polda Kalteng Bagikan Ratusan Takjil Gratis untuk Masyarakat

    Berkah Ramadan, Polda Kalteng Bagikan Ratusan Takjil Gratis untuk Masyarakat

     

    Palangka Raya – Memasuki hari ketujuh puasa Ramadan 1447 H, Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) terus menaburkan keberkahan dengan membagikan takjil gratis untuk masyarakat yang melintas di depan Pos Polisi Bundaran Besar, Kota Palangka Raya, Rabu (25/2/26) sore.

    Kegiatan tersebut, dihadiri langsung Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, didampingi sejumlah pejabat utama Polda.

    Kapolda Kalteng melalui Kabidhumas Kombes Pol Budi Rachmat, menyampaikan bahwa pembagian takjil ini merupakan wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya bagi sesama muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa.

    “Hari ini, kami berbagi keberkahan dengan membagikan ratusan paket takjil atau kudapan untuk masyarakat dan pengendara motor,” terang Kabidhumas.

    Kombes Budi berharap melalui kegiatan ini dapat bermanfaat untuk masyarakat sebagai bekal berbuka puasa ketika hendak pulang kerumah, namun belum sempat beli takjil. (adji)