Kategori: Uncategorized

  • Dalam Rangka Mendukung Program Pemerintah, Bhabinkamtibmas Desa Tumbang Bulan Polsek Mendawai Cek Lokasi Pemanfaatan Lahan Pekarangan Warga

    Dalam Rangka Mendukung Program Pemerintah, Bhabinkamtibmas Desa Tumbang Bulan Polsek Mendawai Cek Lokasi Pemanfaatan Lahan Pekarangan Warga

    Polres Katingan- Sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan nasional, jajaran Polsek Mendawai terus mengintensifkan kunjungan ke warga binaan di berbagai wilayah. Senin (3/08/26).

    Dalam setiap kunjungannya, Bhabinkamtibmas Desa Tumbang Bulan Polsek Mendawai mensosialisasikan dari program ketahanan pangan ini adalah untuk memastikan terpenuhinya kebutuhan pangan di masyarakat, dengan menyediakan ketersediaan pangan yang cukup dari berbagai sumber termasuk tanaman palawija dll.

    Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono, S.H, S.I.K, M.H. melalui Kapolsek Mendawai, Ipda Sudirman, S.Sos. menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah upaya nyata dari Polsek Mendawai untuk turut serta menjaga kedaulatan pangan di tingkat lokal. “Kami ingin memastikan masyarakat memiliki pemahaman dan keterampilan untuk mendukung ketersediaan pangan, sekaligus meningkatkan perekonomian mereka,” ujarnya.

    Langkah ini diharapkan dapat membantu warga dalam memaksimalkan potensi sumber daya yang ada serta mendukung tercapainya ketahanan pangan yang merata di seluruh wilayah.

    swambadapangan #ketahananpangan

    polrimedukungketahananpangan

    polricintapetani #Mendawai #kalteng

  • Cegah Karhutla, Kapolsek Tewang Sangalang Garing dan Pulau Malan Sosialisasikan Maklumat Kapolda Kalteng Kepada ASN

    Cegah Karhutla, Kapolsek Tewang Sangalang Garing dan Pulau Malan Sosialisasikan Maklumat Kapolda Kalteng Kepada ASN

    Polres Kating- Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus digencarkan jajaran Polres Katingan. Salah satunya melalui sosialisasi Maklumat Kapolda Kalimantan Tengah tentang larangan serta sanksi pidana terhadap pembakaran hutan dan lahan yang dilaksanakan oleh Kapolsek Tewang Sangalang Garing dan Pulau Malan, Iptu Udung, S.H., M.H., bersama Personelnya kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kecamatan Tewang Sangalang Garing, Senin (3/8/2026).

    Kedatangan Kapolsek beserta rombongan disambut hangat oleh Camat Tewang Sangalang Garing, Supriadie, S.Sos. bersama Staf di Kantor Kecamatan Tewang Sangalang Garing.

    Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara Polri dan pemerintah kecamatan dalam menghadapi ancaman karhutla yang rawan terjadi saat musim kemarau.

    Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Tewang Sangalang Garing dan Pulau Malan, Iptu Udung, S.H., M.H., menyampaikan secara langsung poin-poin penting dalam Maklumat Kapolda Kalimantan Tengah.

    Ia menegaskan bahwa setiap pelaku pembakaran hutan dan lahan akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku dengan ancaman pidana penjara hingga belasan tahun serta denda miliaran rupiah.

    Menurutnya, pencegahan karhutla tidak dapat dilakukan oleh Polri semata, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk ASN yang memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi kepada masyarakat di lingkungan masing-masing.

    “Memasuki musim kemarau, potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan semakin meningkat. Karena itu kami terus mengintensifkan langkah-langkah pencegahan melalui patroli, sosialisasi, dan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar,” ujarnya.

    Kapolsek juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun serta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas pembakaran yang berpotensi menimbulkan kebakaran hutan dan lahan.

    Melalui sosialisasi ini diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara Polri, Pemerintah Kecamatan, ASN, dan seluruh lapisan masyarakat dalam mencegah terjadinya karhutla.

    “Dengan kebersamaan diharapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, sekaligus kelestarian lingkungan dapat terus terjaga”, imbuhnya. (ptsg)

  • Kapolda Kalteng Ajak Masyarakat Kibarkan Merah Putih Sambut HUT ke-81 RI

    Kapolda Kalteng Ajak Masyarakat Kibarkan Merah Putih Sambut HUT ke-81 RI

    PALANGKA RAYA – Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan mengajak seluruh masyarakat mengibarkan Bendera Merah Putih untuk menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

    “Pengibaran Bendera Merah Putih bukan hanya sekadar simbol negara, tetapi juga wujud rasa syukur, penghormatan, dan kebanggaan kita sebagai bangsa Indonesia yang merdeka,” katanya, Senin (3/8/2026).

    Ia mengatakan pengibaran bendera menjadi bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Momentum tersebut juga diharapkan mampu memperkuat semangat nasionalisme, cinta tanah air, dan persatuan di tengah masyarakat.

    Kapolda juga mengimbau seluruh instansi pemerintah, pelaku usaha, lembaga swasta, serta berbagai elemen masyarakat untuk mengibarkan Bendera Merah Putih dan memasang atribut kemerdekaan di rumah, perkantoran, tempat usaha, maupun fasilitas umum sesuai ketentuan yang berlaku.

    “Melalui momentum Hari Kemerdekaan ini, mari kita pelihara semangat persatuan, gotong royong, dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

    Ia menambahkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI juga menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban agar tetap aman, damai, dan kondusif selama rangkaian perayaan berlangsung.

    “Mari kita semarakkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dengan mengibarkan Bendera Merah Putih. Jadikan momentum ini sebagai penguat persatuan, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap aman, damai, dan kondusif,” pungkasnya.

  • Kapolda Kalteng Ajak Masyarakat Waspadai Dampak El Nino dan Cegah Karhutla

    Kapolda Kalteng Ajak Masyarakat Waspadai Dampak El Nino dan Cegah Karhutla

    PALANGKA RAYA – Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca El Nino yang berpotensi memicu kekeringan dan meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

    “Peran aktif seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Jangan membuka lahan dengan cara membakar, karena risikonya sangat besar dan dapat merugikan banyak pihak,” katanya saat memimpin apel pagi di Mapolda Kalteng, Senin (3/8).

    Kapolda mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar, baik untuk kepentingan pertanian maupun perkebunan. Selain melanggar ketentuan, tindakan tersebut berpotensi memicu kebakaran yang sulit dikendalikan dan berdampak pada kesehatan, lingkungan, serta aktivitas masyarakat.

    Ia juga meminta masyarakat segera melaporkan kepada kepolisian, pemerintah daerah, atau instansi terkait apabila menemukan titik api maupun aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran agar penanganan dapat dilakukan sejak dini.

    “Polda Kalimantan Tengah bersama pemerintah daerah dan instansi terkait terus memperkuat upaya pencegahan melalui patroli terpadu, sosialisasi, edukasi kepada masyarakat, serta meningkatkan kesiapsiagaan personel menghadapi musim kemarau,” ujarnya.

    Menurut Kapolda, keberhasilan pencegahan karhutla tidak hanya bergantung pada aparat, tetapi juga membutuhkan kesadaran dan partisipasi aktif seluruh masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan, terutama selama musim kemarau akibat pengaruh El Nino.

    “Melalui sinergi dan kepedulian bersama, kita dapat mencegah terjadinya karhutla serta menjaga kualitas udara, kesehatan masyarakat, dan kelestarian alam Kalimantan Tengah,” pungkasnya.

  • Satgas Aman Nusa Terus Lakukan Pembasahan Lahan Cegah Meluasnya Karhutla

    Satgas Aman Nusa Terus Lakukan Pembasahan Lahan Cegah Meluasnya Karhutla

    PALANGKA RAYA – Satgas Aman Nusa terus melakukan pembasahan lahan yang terbakar sebagai upaya mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan Tengah, kata Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan melalui Kabid Humas Kombes Pol Budi Rachmat.

    “Satgas Aman Nusa terus bergerak melakukan pembasahan pada titik-titik yang terbakar agar api tidak meluas maupun muncul kembali. Seluruh personel dikerahkan untuk memaksimalkan penanganan di lapangan,” katanya, Senin (3/8/2026).

    Proses pemadaman dilakukan dengan menyemprotkan air secara langsung ke area yang masih mengeluarkan asap menggunakan selang bertekanan tinggi. Personel gabungan bekerja di tengah kondisi lahan yang kering dengan akses yang cukup sulit.

    Selain memadamkan api di permukaan, petugas juga melakukan pendinginan pada lahan gambut untuk memastikan bara api yang berada di bawah permukaan benar-benar padam sehingga tidak memicu kebakaran susulan.

    “Kami mengedepankan langkah cepat agar kebakaran dapat dikendalikan. Pembasahan dilakukan secara menyeluruh hingga dipastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menyala kembali,” ujarnya.

    Kapolda juga menginstruksikan seluruh jajaran untuk terus meningkatkan patroli serta pemantauan terhadap wilayah rawan karhutla, terutama saat cuaca panas dan minim curah hujan yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran.

    Masyarakat diimbau tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat segera ditangani sebelum meluas.

    “Penanganan karhutla membutuhkan kerja sama seluruh pihak. Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melapor apabila menemukan kebakaran agar dapat ditindaklanjuti secepatnya,” tutup Kabidhumas.

  • Personel Ditpolairud Polda Kalteng Ajak Masyarakat Teweh Bersihkan Sampah di Pesisir DAS Barito

    Personel Ditpolairud Polda Kalteng Ajak Masyarakat Teweh Bersihkan Sampah di Pesisir DAS Barito

    Murung Teweh – Personel Mako Perwakilan Murung Teweh, Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Tengah mengajak masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan sampah di pesisir Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito, Kabupaten Barito Utara, Senin (3/8/2026).

    Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Ditpolairud Polda Kalteng dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mengedukasi masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan ke sungai.

    DAS Barito menjadi salah satu sumber kehidupan masyarakat, khususnya sebagai lokasi mencari ikan dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun, masih ditemukan kebiasaan sebagian warga membuang sampah ke sungai yang dapat mencemari lingkungan, mengganggu ekosistem perairan, serta berdampak terhadap kesehatan masyarakat.

    Sebagai langkah pencegahan, personel Ditpolairud Polda Kalteng melalui Mako Perwakilan Murung Teweh mengajak masyarakat sekitar untuk bergotong royong membersihkan sampah sekaligus memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan sungai dan lingkungan.

    Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., melalui Dirpolairud Polda Kalteng Kombes Pol. Dony Eka Putra, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan perlu terus ditingkatkan, mengingat dampak pencemaran sampah tidak hanya merusak ekosistem sungai, tetapi juga berpengaruh terhadap kesehatan dan kenyamanan masyarakat.

    “Kami berharap melalui kegiatan gotong royong membersihkan sampah ini, masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. DAS Barito merupakan aset bersama yang harus kita jaga dan lestarikan, bukan dijadikan tempat pembuangan sampah. Dengan menjaga kebersihan sungai, kita turut menjaga kelestarian lingkungan untuk generasi mendatang,” tutupnya.

  • Polsek Lamandau Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Karhutla, Ajak Warga Desa Cuhai Jaga Kelestarian Lingkungan

    Polsek Lamandau Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Karhutla, Ajak Warga Desa Cuhai Jaga Kelestarian Lingkungan

    Lamandau – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus digencarkan Polsek Lamandau melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di desa binaan. Kali ini, sosialisasi dan edukasi mengenai bahaya Karhutla serta sanksi pidana bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan dilaksanakan di Desa Cuhai, Kecamatan Lamandau, Kabupaten Lamandau, pada Senin (03/08/2026).

    Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut dilaksanakan oleh Bripda Ferdi selaku Bhabinkamtibmas Desa Cuhai, Desa Tanjung Beringin, dan Desa Sungai Tuat. Sosialisasi menyasar masyarakat Desa Cuhai sebagai langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan dari ancaman Karhutla.

    Dalam penyampaiannya, Bhabinkamtibmas mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena selain membahayakan lingkungan, tindakan tersebut juga dapat menimbulkan kabut asap, gangguan kesehatan seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), kerusakan ekosistem, hingga mengancam kelestarian flora dan fauna. Masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai sanksi pidana yang dapat dikenakan kepada pelaku pembakaran hutan dan lahan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

    Tak hanya memberikan edukasi, Bhabinkamtibmas juga mengajak masyarakat untuk menjadi garda terdepan dalam mencegah Karhutla dengan segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas yang berpotensi menyebabkan kebakaran. Sinergi antara masyarakat dan Polri diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan sejak dini, terutama di tengah musim kemarau.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan, mematuhi aturan hukum, serta bersama-sama mewujudkan wilayah Kecamatan Lamandau yang aman, bebas dari Karhutla, dan tetap kondusif. (Hms)

  • Kapolres Lamandau Hadiri Upacara dan Syukuran Hari Jadi ke-24 Kabupaten Lamandau

    Kapolres Lamandau Hadiri Upacara dan Syukuran Hari Jadi ke-24 Kabupaten Lamandau

    Lamandau – Kapolres Lamandau AKBP Eko Yusmiarto, S.I.K. menghadiri rangkaian Upacara dan Syukuran Hari Jadi ke-24 Kabupaten Lamandau pada Senin (03/08/2026). Kehadiran Kapolres merupakan wujud sinergi dan dukungan Polri terhadap Pemerintah Kabupaten Lamandau dalam memperingati hari bersejarah sekaligus memperkuat kolaborasi membangun daerah.

    Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan upacara peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Lamandau yang berlangsung khidmat dan dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Pemerintah Kabupaten Lamandau, TNI-Polri, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta berbagai elemen masyarakat.

    Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan acara syukuran Hari Jadi ke-24 Kabupaten Lamandau yang berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Momentum tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi serta memperkuat sinergitas antara pemerintah daerah, TNI-Polri, instansi vertikal, dan seluruh komponen masyarakat dalam mendukung kemajuan Kabupaten Lamandau.

    Kapolres Lamandau AKBP Eko Yusmiarto, S.I.K. menyampaikan bahwa Polres Lamandau siap mendukung setiap program pembangunan daerah melalui terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif. Menurutnya, kolaborasi yang solid antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Kabupaten Lamandau yang aman, maju, dan sejahtera.

    Peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Lamandau diharapkan menjadi momentum untuk semakin memperkuat semangat persatuan, gotong royong, dan kebersamaan dalam melanjutkan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat serta kemajuan Kabupaten Lamandau di masa mendatang. (Hms)

  • Polsek Bulik Sosialisasikan Bahaya Karhutla kepada Warga Desa Suka Maju

    Polsek Bulik Sosialisasikan Bahaya Karhutla kepada Warga Desa Suka Maju

    Lamandau – Bhabinkamtibmas Polsek Bulik melaksanakan kegiatan sosialisasi mengenai larangan membakar hutan dan lahan, sanksi pidana, serta dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kepada masyarakat Desa Suka Maju pada Minggu (02/08/2026) sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mencegah terjadinya Karhutla.

    Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut dilaksanakan oleh Bripka Langgeng Setiyadi selaku Bhabinkamtibmas Desa Suka Maju (binaan), Desa Nuangan (sentuhan), dan Desa Sungkup (pantauan). Sosialisasi menyasar masyarakat Desa Suka Maju, Kecamatan Bulik Timur, Kabupaten Lamandau.

    Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas memberikan edukasi mengenai larangan membuka lahan dengan cara membakar serta menjelaskan sanksi pidana yang dapat dikenakan kepada pelaku pembakaran hutan dan lahan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai dampak Karhutla terhadap kesehatan, lingkungan, dan kelestarian ekosistem.

    Selain itu, masyarakat diimbau agar bersama-sama menjaga situasi kamtibmas serta lebih berhati-hati selama musim kemarau dengan tidak menyalakan api secara sembarangan, tidak membuang puntung rokok sembarangan, dan menghindari segala aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Warga juga diminta untuk segera memberikan informasi kepada pihak Kepolisian apabila mengetahui adanya titik api maupun perkembangan situasi kamtibmas di lingkungan sekitar.

    Melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan masyarakat semakin memahami larangan, sanksi pidana, serta bahaya Karhutla sehingga mampu berperan aktif dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan serta menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kecamatan Bulik Timur. (Hms)

  • Polsek Lamandau Hadir Berikan Rasa Aman, Ibadah Minggu di Gereja GKE Efata Berlangsung Khidmat

    Polsek Lamandau Hadir Berikan Rasa Aman, Ibadah Minggu di Gereja GKE Efata Berlangsung Khidmat

    Lamandau – Komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat kembali diwujudkan melalui pengamanan ibadah Minggu yang dilaksanakan personel Polsek Lamandau di Gereja GKE Efata Tapin Bini, Minggu (02/08/2026).

    Sejak sebelum ibadah dimulai, personel Polsek Lamandau telah bersiaga di lokasi untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan ibadah berjalan dengan aman, tertib, dan penuh kekhusyukan. Kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat menjadi wujud nyata pelayanan sekaligus memberikan rasa tenang bagi jemaat yang menjalankan ibadah.

    Ibadah yang dipimpin oleh Pdt. Iwan Kurnianto, S.Th. tersebut diikuti sekitar 50 orang jemaat dan berlangsung di Gereja GKE Efata, Kelurahan Tapin Bini, Kecamatan Lamandau, Kabupaten Lamandau.

    Pengamanan dilakukan secara terbuka oleh Aipda Iskandarani, S.H., Bripka Jurie, Bripka Arrahman Rajib, dan Bripda Etsa Juniawan. Selain melakukan penjagaan, personel juga memantau situasi di sekitar gereja guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas serta memastikan aktivitas masyarakat berlangsung dengan aman dan lancar.

    Kehadiran Polri dalam setiap kegiatan masyarakat, khususnya pelaksanaan ibadah keagamaan, merupakan bagian dari komitmen Polres Lamandau untuk terus menciptakan situasi keamanan yang kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan nyaman, damai, dan penuh kekhusyukan.

    Selama pelaksanaan ibadah berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan kamtibmas. (Hms)