Kategori: Uncategorized

  • Polri Hadir, Bhabinkamtibmas Desa Sumber Jaya Dan Bukit Harum Sambangi Warga dan Perkuat Cegah Karhutla

    Polri Hadir, Bhabinkamtibmas Desa Sumber Jaya Dan Bukit Harum Sambangi Warga dan Perkuat Cegah Karhutla

    Lamandau – Bhabinkamtibmas Desa Sumber Jaya dan Desa Bukit Harum, Briptu Hanif Taufiqurrahman, menyambangi warga Desa Bukit Harum, Kecamatan Menthobi Raya, untuk berdialog sekaligus menyampaikan sosialisasi pencegahan Karhutla dan memantau situasi kamtibmas, Sabtu (03/10/2026)

    Dalam sambang tersebut, Briptu Hanif menyosialisasikan Maklumat Kapolda Kalteng Nomor: Mak/1/VII/2026 tentang larangan dan sanksi pidana terhadap pembakaran hutan dan lahan. Warga diberikan pemahaman mengenai bahaya Karhutla, dampaknya terhadap kesehatan dan lingkungan, serta konsekuensi hukum apabila melakukan pembakaran lahan.

    Bhabinkamtibmas juga mendengarkan informasi dan kondisi yang berkembang di tengah masyarakat. Warga diajak bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan kepada Bhabinkamtibmas apabila menemukan gangguan kamtibmas maupun potensi titik api.

    Melalui sambang tersebut, Polri terus membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat hingga tingkat desa. Polri hadir, mendengar, dan mengajak masyarakat bergerak bersama untuk mencegah Karhutla serta menjaga lingkungan tetap aman. (Hms)

  • Karhutla di Lahan Gambut Batu Kotam, Tim Gabungan Bergerak Padamkan Api

    Karhutla di Lahan Gambut Batu Kotam, Tim Gabungan Bergerak Padamkan Api

    Lamandau – Kebakaran hutan dan lahan terjadi di area persawahan Desa Batu Kotam, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau. Tim gabungan Polres Lamandau bersama BPBD, TNI, Brimob, dan Polsek Bulik bergerak melakukan pemadaman untuk mencegah api meluas pada Jumat (02/10/2026).

    Pemadaman dilakukan pada lahan gambut dengan vegetasi berupa semak belukar. Kondisi medan yang sulit dijangkau menjadi salah satu kendala petugas dalam proses penanganan, sehingga pemadaman dilakukan menggunakan armada dan peralatan yang telah dikerahkan ke lokasi.

    Dalam penanganan tersebut, tim menggunakan dua unit truk tangki BPBD dan satu unit truk Kodim, didukung kendaraan operasional, mesin apung, selang pemadam, nozzle, drone, serta peralatan pendukung lainnya.

    Upaya pemadaman berhasil dilakukan hingga api sepenuhnya padam. Setelah pemadaman selesai, personel dan peralatan yang digunakan turut dilakukan pengecekan dan dipastikan dalam kondisi lengkap.

    Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Proses pemadaman berakhir sekitar pukul 22.40 WIB, dengan situasi kamtibmas di sekitar lokasi tetap kondusif. (Hms)

  • Jaga Aktivitas Warga, Satsamapta Polres Lamandau Patroli Terminal dan Pusat Perbelanjaan

    Jaga Aktivitas Warga, Satsamapta Polres Lamandau Patroli Terminal dan Pusat Perbelanjaan

    Lamandau – Memastikan aktivitas masyarakat tetap aman dan lancar, personel Satsamapta Polres Lamandau melaksanakan patroli ke sejumlah titik keramaian, termasuk terminal dan pusat perbelanjaan, pada Sabtu pagi (03/10/2026).

    Patroli dilakukan dengan menyambangi masyarakat sekaligus memantau situasi keamanan di sekitar lokasi. Personel juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi gangguan kamtibmas selama beraktivitas.

    Kehadiran personel di tengah aktivitas warga menjadi langkah preventif untuk mencegah gangguan keamanan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang sedang bepergian, berbelanja, maupun menjalankan aktivitas lainnya.

    Melalui patroli rutin, Satsamapta Polres Lamandau terus memastikan ruang-ruang publik dapat digunakan masyarakat dengan aman, tertib, dan lancar. (Hms)

  • Jaga Lingkungan dan Keselamatan, Bhabinkamtibmas Polsek Lamandau Sosialisasikan Larangan PETI kepada Warga

    Jaga Lingkungan dan Keselamatan, Bhabinkamtibmas Polsek Lamandau Sosialisasikan Larangan PETI kepada Warga

    Lamandau – Bhabinkamtibmas Desa Cuhai, Tanjung Beringin dan Desa Sungai Tuat, Bripda Ferdi, menyambangi warga Desa Sungai Tuat, Kecamatan Lamandau, untuk menyampaikan sosialisasi mengenai larangan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI), Sabtu (03/10/2026).

    Dalam kegiatan yang berlangsung di Dermaga Desa Sungai Tuat tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai dampak PETI terhadap lingkungan, mulai dari pencemaran sumber air, kerusakan sempadan sungai, erosi, hingga rusaknya lahan produktif. Warga juga diingatkan terhadap risiko keselamatan dan kesehatan akibat aktivitas pertambangan ilegal serta penggunaan bahan berbahaya.

    Bripda Ferdi turut menyampaikan pentingnya memahami ketentuan hukum terkait aktivitas pertambangan. Masyarakat diimbau tidak terlibat dalam kegiatan pertambangan ilegal dan diarahkan untuk menjalankan aktivitas pertambangan melalui jalur yang legal sesuai ketentuan yang berlaku.

    Selain mencegah kerusakan lingkungan, sosialisasi tersebut menjadi langkah untuk memperkuat kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan, mencegah konflik sosial, serta mendukung upaya penegakan hukum terhadap aktivitas PETI.

    Melalui sambang dan edukasi secara langsung, Polres Lamandau terus mendorong masyarakat untuk menjaga lingkungan sekaligus memilih aktivitas ekonomi yang aman dan sesuai dengan ketentuan hukum. (Hms)

  • Perkuat Penanganan Karhutla, Polda Kalteng Produksi 1.607 Jerigen X-Fire

    Perkuat Penanganan Karhutla, Polda Kalteng Produksi 1.607 Jerigen X-Fire

    Palangka Raya – Polda Kalimantan Tengah terus memperkuat upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui produksi cairan X-Fire yang dilaksanakan bekerja sama dengan Staf Logistik Polri (Slog Polri). Hingga 1 Oktober 2026, sebanyak 1.607 jerigen cairan X-Fire telah diproduksi untuk mendukung penanganan karhutla di wilayah Kalimantan Tengah.

    Karolog Polda Kalteng, Kombes Pol Elijas Hendrajana, S.I.K., S.H., M.Si., mewakili Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., menjelaskan bahwa X-Fire merupakan formula cairan khusus hasil inovasi Slog Polri yang dirancang untuk membantu mempercepat pemadaman kebakaran, terutama pada lahan gambut.

    “Produksi X-Fire ini merupakan bentuk dukungan Polda Kalteng bersama Slog Polri dalam memperkuat upaya penanganan karhutla secara efektif. Hingga 1 Oktober 2026, kami telah memproduksi sebanyak 1.607 jerigen, dengan kapasitas masing-masing 20 liter,” jelas Karolog saat dikonfirmasi, Jumat (2/10/2026).

    Kombes Pol Elijas menerangkan, proses produksi dilakukan secara berkelanjutan dengan jumlah yang bervariasi antara 80 hingga 150 jerigen per hari, menyesuaikan kondisi ketersediaan bahan dan kebutuhan.

    Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 32 personel gabungan dari unsur Rolog, Sabhara, dan Brimob dilibatkan sesuai Surat Perintah Kapolda Kalteng. Dukungan bahan baku berasal dari Slog Polri serta Rolog Polda Kalteng di Palangka Raya.

    Cairan X-Fire yang diproduksi selanjutnya disiapkan untuk mendukung penanganan karhutla di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Tengah. Alokasi distribusi disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wilayah, terutama daerah yang memerlukan dukungan logistik lebih banyak dalam upaya pemadaman dan pendinginan lahan.

    Dalam penggunaannya, cairan X-Fire dicampurkan dengan air menggunakan perbandingan 1:300, yakni 1 liter cairan X-Fire untuk dicampurkan dengan 300 liter air. Penerapan di lapangan dilakukan oleh personel yang bertugas dalam penanganan karhutla sesuai kebutuhan dan prosedur operasional.

    Terkait aspek efektivitas dan keamanan, Kombes Pol Elijas menyampaikan bahwa data pengujian X-Fire tersedia di Slog Polri. Pengujian tersebut, menurut keterangan yang disampaikan, melibatkan tim profesional yang memiliki keahlian di bidang terkait.

    Hasil pengujian tersebut menjadi bagian penting dalam terciptanya inovasi cairan X-Fire yang dimanfaatkan guna penanganan karhutla, khususnya pada lahan gambut. Pengaplikasian produk tersebut tetap harus memperhatikan petunjuk teknis serta prosedur keselamatan yang berlaku.

    Melalui produksi dan distribusi cairan X-Fire ini, Polda Kalteng bersama Slog Polri terus mendukung upaya penanggulangan karhutla secara terpadu, bersama instansi terkait dan masyarakat.

    Langkah tersebut diharapkan dapat membantu mempercepat penanganan kebakaran, mengurangi potensi meluasnya sebaran titik api, serta meminimalkan dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan di Provinsi Kalimantan Tengah.

  • Karoops Polda Kalteng Tekankan Sinergi, Kesehatan, dan Patroli dalam Penanganan Karhutla

    Karoops Polda Kalteng Tekankan Sinergi, Kesehatan, dan Patroli dalam Penanganan Karhutla

    Palangka Raya – Karoops Polda Kalimantan Tengah Kombes Pol Dr. Sugeng Riyadi, S.I.K., M.H., M.Si., mewakili Kapolda Irjen Pol Iwan Kurniawan memberikan penekanan kepada personel yang terlibat dalam Operasi Aman Nusa II Penanganan Karhutla agar melaksanakan tugas secara terpadu, mengutamakan keselamatan, serta meningkatkan kegiatan pencegahan di wilayah yang rawan terjadi kebakaran.

    Arahan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya memastikan seluruh personel yang berada di lapangan dapat melaksanakan penanganan kebakaran hutan dan lahan secara efektif sekaligus menjaga keselamatan selama bertugas.

    Kombes Pol Sugeng menekankan bahwa penanganan karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Karena itu, personel Polri diminta aktif melakukan koordinasi dengan petugas pemadam kebakaran maupun unsur lainnya yang terlibat dalam penanganan karhutla.

    “Laksanakan koordinasi dengan petugas pemadam lainnya. Bangun komunikasi dan sinergi yang baik di lapangan, sehingga setiap upaya pemadaman dapat dilakukan secara terarah dan sesuai dengan kondisi yang dihadapi,” ujar Kombes Pol Sugeng. Jumat (2/10/2026)

    Selain aspek koordinasi, Karoops juga memberikan perhatian terhadap kondisi personel yang melaksanakan tugas di lapangan. Mengingat penanganan karhutla dilakukan dalam kondisi medan dan cuaca yang dapat menguras stamina, personel diingatkan untuk menjaga kesehatan dan kondisi fisik.

    “Jangan abaikan kesehatan. Personel harus tetap menjaga kondisi tubuh dan stamina selama melaksanakan tugas pemadaman karhutla. Keselamatan personel juga harus menjadi perhatian dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegasnya.

    Karoops selanjutnya mengingatkan bahwa tugas personel tidak hanya berfokus pada pemadaman setelah kebakaran terjadi. Upaya pencegahan melalui patroli dan penjagaan di lokasi yang memiliki potensi atau kerawanan karhutla juga harus ditingkatkan.

    “Laksanakan tugas dengan baik. Tingkatkan patroli dan lakukan penjagaan di tempat-tempat yang dianggap rawan terjadi kebakaran. Kehadiran personel di lokasi rawan diharapkan dapat membantu mencegah terjadinya kebakaran sekaligus mempercepat penanganan apabila ditemukan potensi kebakaran,” jelasnya.

    Menurutnya, patroli secara rutin juga menjadi bagian dari langkah deteksi dini. Dengan mengetahui kondisi wilayah secara langsung, personel dapat segera berkoordinasi dengan unsur terkait apabila menemukan adanya titik api ataupun kondisi yang berpotensi menimbulkan karhutla.

    Melalui Operasi Aman Nusa II Penanganan Karhutla, Polda Kalteng terus mengoptimalkan langkah pencegahan dan penanganan karhutla dengan mengedepankan sinergi lintas sektor.
    Karoops berharap seluruh personel melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga kekompakan dan komunikasi di lapangan, serta tetap mengutamakan keselamatan dan kesehatan selama menjalankan tugas.

    “Laksanakan tugas dengan baik, tetap kompak, jaga kesehatan, dan selalu lakukan koordinasi dengan seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan karhutla,” pungkasnya.

  • Pantang Menyerah, Satgas Karhutla Bidpropam Polda Kalteng Kembali Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan di Tanjung Taruna

    Pantang Menyerah, Satgas Karhutla Bidpropam Polda Kalteng Kembali Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan di Tanjung Taruna

    Palangka Raya – Personel Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Kalimantan Tengah kembali bergerak cepat menanggulangi titik api di kawasan Tanjung Taruna, Kecamatan Jabiren, Kabupaten Pulang Pisau, Jumat (2/10/2026).

    Aksi tanggap darurat yang dilaksanakan sekitar pukul 10.14 WIB tersebut difokuskan pada penanganan kebakaran lahan gambut di titik koordinat -2.318333, 114.060213.

    Menembus kepulan asap tebal di area vegetasi dan pepohonan yang terbakar, petugas langsung mengulur selang pemadam serta menyemprotkan air secara masif ke titik-titik api utama. Personel di lapangan juga mengoptimalkan proses pembasahan mendalam (cooling down) guna mematikan sisa-sisa bara api di dalam tanah gambut agar tidak kembali memicu kebocoran asap maupun kebakaran susulan.

    Kabidpropam Polda Kalteng Kombes Pol. Rudi Asriman, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa kesiapsiagaan penuh personel Satgas Karhutla Bidpropam merupakan wujud komitmen nyata Polda Kalteng dalam merespons cepat setiap potensi karhutla demi menjaga kualitas udara dan keselamatan masyarakat.

    “Setiap kemunculan titik api langsung kami respons cepat dengan pemadaman total dan pembasahan lokasi hingga situasi benar-benar aman,” tegasnya.

    Berkat respons cepat dan kerja keras personel di lapangan, titik api di kawasan Tanjung Taruna berhasil dilokalisasi dan dipadamkan secara total. Seluruh rangkaian kegiatan pemadaman berjalan dengan aman, tertib, serta situasi di lokasi kejadian dipastikan kondusif dan terkendali.

  • Dansatbrimob Polda Kalteng Bersama Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Tanjung Taruna

    Dansatbrimob Polda Kalteng Bersama Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Tanjung Taruna

    Pulang Pisau – Dansatbrimob Polda Kalteng Kombes Pol. Dieno Hendro Widodo, S.I.K., M.H., bersama personel Satbrimob dan tim gabungan melaksanakan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Tanjung Taruna, Kabupaten Pulang Pisau, Jumat (2/10/2026).

    Pemadaman dilakukan pada sejumlah titik yang masih terdapat api dan asap. Tim gabungan terus melakukan upaya pemadaman secara langsung untuk memastikan api dapat dikendalikan dan tidak meluas ke area lainnya.

    Kondisi lahan yang terbakar merupakan lahan gambut, sehingga penanganannya membutuhkan perhatian dan upaya berkelanjutan. Meskipun api di permukaan telah berhasil dipadamkan, bara api masih dapat bertahan di dalam lapisan gambut dan berpotensi kembali muncul apabila kondisi lahan mengering.

    Dansatbrimob Polda Kalteng Kombes Pol. Dieno Hendro Widodo menyampaikan bahwa personel akan terus bekerja bersama tim gabungan untuk menangani Karhutla, khususnya pada wilayah yang memiliki karakteristik lahan gambut.

    “Kami bersama tim gabungan terus melakukan pemadaman di Desa Tanjung Taruna. Karena kondisi lahannya merupakan lahan gambut, setelah api di permukaan padam kami tetap melakukan pengecekan dan pemadaman pada titik-titik yang masih mengeluarkan asap agar tidak kembali menyala,” ujar Dansatbrimob.

    Ia menambahkan, upaya penanganan Karhutla tidak hanya berfokus pada pemadaman, tetapi juga memastikan kondisi lahan benar-benar aman sehingga api tidak kembali muncul dan mengganggu masyarakat sekitar.

    “Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, terutama di musim kemarau seperti saat ini. Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, karena api dapat dengan mudah menjalar dan sulit dikendalikan pada lahan gambut,” pungkasnya.

    Satbrimob Polda Kalteng bersama seluruh unsur terkait akan terus melakukan pemantauan dan penanganan Karhutla sebagai bagian dari upaya menjaga lingkungan serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

  • Perkuat Komunikasi Penanganan Karhutla, Satbrimob dan Bid TIK Pasang Repeater HT di Tumbang Nusa

    Perkuat Komunikasi Penanganan Karhutla, Satbrimob dan Bid TIK Pasang Repeater HT di Tumbang Nusa

    Palangka Raya – Personel TIK Satbrimob Polda Kalteng bersama BID TIK Polda Kalteng melaksanakan pemasangan repeater HT (Handy Talky) di Tower Telkom Desa Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau, sebagai upaya mendukung kelancaran komunikasi personel dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Pada Jum’at (2/10/2026).

    Pemasangan repeater ini dilakukan untuk memperkuat jangkauan komunikasi radio personel yang bertugas di lapangan, khususnya dalam penanganan Karhutla di wilayah Desa Tanjung Taruna hingga Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau.

    Dengan dukungan komunikasi yang lebih optimal, koordinasi antarpersonel di lapangan diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan efektif, sehingga setiap perkembangan situasi dapat segera disampaikan dan ditindaklanjuti.

    Dansatbrimob Polda Kalteng Kombes Pol. Dieno Hendro Widodo, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa dukungan sarana komunikasi menjadi bagian penting dalam menunjang pelaksanaan tugas personel di lapangan.

    “Komunikasi yang baik sangat diperlukan dalam penanganan Karhutla, terutama ketika personel bertugas di wilayah yang memiliki keterbatasan jaringan. Dengan pemasangan repeater ini, kami berharap komunikasi dan koordinasi personel dapat berjalan lebih lancar sehingga pelaksanaan tugas dapat dilakukan secara cepat, aman dan terkoordinasi,” ujar Kombes Pol. Dieno.

    Ia menambahkan, Satbrimob Polda Kalteng bersama Bid TIK Polda Kalteng akan terus mengoptimalkan sarana pendukung untuk membantu personel dalam melaksanakan tugas penanganan Karhutla di lapangan.

  • Patroli Dialogis di Desa Palangkau Lama, Ditpolaorid : Jaga Stabilitas Kamtibmas

    Patroli Dialogis di Desa Palangkau Lama, Ditpolaorid : Jaga Stabilitas Kamtibmas


    ‎
    ‎Kapuas – Salah satu upaya yang dilakukan oleh Ditpolairud Polda Kalteng untuk menjaga kamtibmas dengan menyampaikan imbauan-imbauan penting secara efektif kepada masyarakat, Jum’at (2/10/26).
    ‎
    ‎Saat ditemui, Dirpolairud Kombes Pol Dony Eka Putra, S.I.K., M.H., mewakili Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., mengungkapkan bahwa salah satu strategi utama mereka adalah meningkatkan interaksi langsung dengan warga.
    ‎
    ‎Kehadiran polisi yang lebih dekat dengan masyarakat ini pun menghasilkan peningkatan dalam partisipasi warga dalam menjaga keamanan lingkungan.
    ‎
    ‎Melalui sistem patroli dialogis serta pengawasan bersama, masyarakat menjadi lebih proaktif dalam melaporkan kejadian yang mencurigakan.
    ‎
    ‎“Kami berusaha seaktif mungkin untuk terlibat dalam setiap kegiatan masyarakat. Dengan cara ini, kami dapat lebih mudah menyampaikan imbauan tentang keamanan, pencegahan kriminalitas, serta informasi penting lainnya,” jelasnya.
    ‎
    ‎“Kedekatan ini memang sangat kami butuhkan untuk memastikan setiap imbauan yang kami sampaikan diterima dengan baik. Karena pada akhirnya, keberhasilan menjaga keamanan adalah tanggung jawab bersama,” tutup Dirpolairud. (Src)