Penulis: Admin

  • Antisipasi Penyebaran Narkoba Di Pegatan Das Katingan, Komandan Kapal XVIII-1002 Berikan Edukasi dan Himbauan Kepada Masyarakat Pegatan Hilir

    Antisipasi Penyebaran Narkoba Di Pegatan Das Katingan, Komandan Kapal XVIII-1002 Berikan Edukasi dan Himbauan Kepada Masyarakat Pegatan Hilir

    Pegatan – Ditpolairud Polda Kalteng melalui komandan kapal XVIII-1002 Das katingan Memberikan edukasi dan himbauan kepada masyarakat persisir akan bahaya narkoba di desa pegatan hilir, Kabupaten Katingan pada Kamis (24/09/2026)Pagi

    Sudah bukan hal yang baru lagi bahwasanya narkoba dapat merusak kehidupan bagi siapapun yang menyalahgunakan untuk mengkonsumsinya baik itu anak-anak, remaja, dan orang tua.

    Diperlukannya Kesadaran kuat baik individu maupun secara bersama – sama untuk melawan dan menolak bentuk apapun yang berhubungan dengan narkoba terutama pada penyalahgunaannya di sekitar lingkungan tempat tinggal utamanya.

    Kapolda Kalteng Irjen Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si. melalui Dirpolairud Kombes Pol. Dony Eka Putra, S.I.K., M.H. Mengatakan,”Tutup rapat-rapat peluang narkoba untuk masuk ke dalam lingkungan kita, dengan kebersamaan dan kekompakan untuk melawan narkoba kita pasti bisa mengatasinya”.

    Personel Ditpolairud menyambangi masyarakat pesisir yang sedang berkumpul dan sekaligus memberikan edukasi terkait bahaya narkoba yang berdampak kepada diri sendiri, keluarga maupun lingkungan.

    Narkoba dapat menimbulkan dampak negatif yang signifikan pada kesehatan mental, bahkan pengguna jangka panjang dapat menyebabkan gangguan kecemasan dan gangguan jiwa lainnya.”,tutupnya,. (Fjr).

  • Perkuat Mental Spiritual, Polda Kalteng Rutin Gelar Binrohtal Lintas Agama

    Perkuat Mental Spiritual, Polda Kalteng Rutin Gelar Binrohtal Lintas Agama


       
    Palangka Raya – Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng) secara rutin menggelar pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) lintas agama bagi personel Polri yang beragama Islam, Kristen, Katolik, Hindu dan Budha.

    Kegiatan yang secara rutin digelar setiap hari Kamis tersebut dilaksanakan bagi yang beragama Islam di Masjid Baitussyuja, Kristen dan Katholik di Aula Arya Dharma, serta personel beragama Hindu dan Budha di Aula yang berada di lingkungan Mapolda Kalteng.

    Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, melalui Kabidhumas Kombes Pol Budi Rachmat menyampaikan bahwa binrohtal ini bertujuan untuk meningkatkan mental spiritual personel, terutama keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa,

    “Kami berharap melalui binrohtal ini mampu membentuk pribadi personel Polri yang berkarakter kuat dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” tutur Kabidhumas, Kamis (24/9/2026).

    Kombes Budi mengatakan bahwa pembinaan rohani tidak hanya bertujuan meningkatkan aspek spiritual semata, namun juga sebagai benteng moral bagi personel Polri agar terhindar dari pelanggaran disiplin maupun kode etik profesi.

    Selain dilaksanakan di tingkat Polda, kegiatan Pembinaan Rohani ini juga diikuti secara serentak oleh seluruh Polres jajaran.

    “Dengan terselenggaranya Binrohtal lintas agama ini, Polda Kalteng menegaskan komitmen untuk membangun sumber daya manusia Polri yang unggul secara spiritual, kuat secara moral, dan profesional dalam pengabdian, sejalan dengan semangat Polri Presisi,” tutupnya.

  • Bergerak di Dua Lokasi Sekaligus, Tim 1 Satgas Karhutla Bidpropam Polda Kalteng Berhasil Jinakkan Api di Manduhara Ujung dan Lingkar Luar

    Bergerak di Dua Lokasi Sekaligus, Tim 1 Satgas Karhutla Bidpropam Polda Kalteng Berhasil Jinakkan Api di Manduhara Ujung dan Lingkar Luar

    Palangka Raya – Personel Tim 1 Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Kalimantan Tengah menunjukkan kesiapsiagaan tinggi dengan memadamkan titik api di dua lokasi berbeda secara bersamaan, Kamis (24/9/2026).

    Operasi pemadaman maraton yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 16.00 WIB tersebut menyasar kawasan Jalan Manduhara Ujung (titik koordinat -2.293578, 113.876047) dan Jalan Lingkar Luar (titik koordinat -2.2230798, 113.860063), Kota Palangka Raya.

    Setibanya di masing-masing titik lokasi, personel Tim 1 Bidpropam Polda Kalteng langsung membagi kekuatan untuk mengulur selang dan melakukan penyemprotan air secara masif guna melokalisasi pergerakan api. Petugas juga mengoptimalkan proses pembasahan mendalam (cooling down) untuk mematikan sisa bara api di lapisan tanah gambut agar tidak kembali memicu kebocoran asap maupun kebakaran susulan.

    Kabidpropam Polda Kalteng Kombes Pol. Rudi Asriman, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa penanganan di dua titik sekaligus ini merupakan bukti mobilitas dan kesiapan penuh Satgas Karhutla Bidpropam dalam menjaga Palangka Raya dari ancaman bencana kabut asap.

    “Berkat kerja keras dan penanganan terukur personel Tim 1 di lapangan selama delapan jam, kobaran api di Jalan Manduhara Ujung maupun Jalan Lingkar Luar berhasil dipadamkan sepenuhnya. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan situasi di lokasi dipastikan kondusif serta terkendali,” tegasnya.

  • Dirsamapta Polda Kalteng Dampingi Kapolda Tinjau Karhutla dan Pemasangan Sumur Bor di Km 17

    Dirsamapta Polda Kalteng Dampingi Kapolda Tinjau Karhutla dan Pemasangan Sumur Bor di Km 17

    Palangka Raya – Direktur Samapta Polda Kalteng mendampingi Kapolda Kalteng meninjau langsung lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sekaligus pemasangan sumur bor di kawasan Km 17, Palangka Raya, Kamis (24/9/2026).

    Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya Polri dalam memastikan penanganan Karhutla berjalan secara optimal, sekaligus mendukung ketersediaan sumber air untuk mempercepat penanggulangan apabila terjadi kebakaran di wilayah tersebut.

    Dalam peninjauan itu, Kapolda Kalteng bersama Dirsamapta melihat secara langsung kondisi lokasi serta kesiapan sarana pendukung, termasuk progres pemasangan sumur bor yang diharapkan dapat membantu personel dan masyarakat dalam menghadapi potensi Karhutla.

    Direktur Samapta Polda Kalimantan Tengah Kombes Pol. Viddy Dasmasela, S.H., S.I.K., M.M., mewakili Kapolda Kalteng Irjen Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan kesiapsiagaan dan sinergi seluruh pihak. Upaya pencegahan harus terus dilakukan, disertai kesiapan sarana dan personel di lapangan.

    “Penanganan Karhutla bukan hanya pada saat terjadi kebakaran, tetapi juga melalui langkah pencegahan dan kesiapan sarana pendukung. Dengan adanya sumur bor ini, diharapkan ketersediaan sumber air dapat membantu mempercepat penanganan Karhutla,” ujar Viddy.

    Ia menambahkan, jajaran Ditsamapta Polda Kalteng akan terus mendukung upaya penanggulangan Karhutla serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan yang dapat memicu meluasnya kebakaran.

    “Sinergi antara Polri, pemerintah, masyarakat dan seluruh pihak terkait menjadi kunci dalam mencegah dan menangani Karhutla, sehingga situasi kamtibmas dan kondisi lingkungan di Kalimantan Tengah tetap aman dan kondusif,” pungkasnya. (Pids/)

  • Cek Karhutla di Km 17 Hingga 23 Palangka Raya, Kapolda Kalteng Optimalkan Penambahan Sumur Bor Permudah Pemadaman

    Cek Karhutla di Km 17 Hingga 23 Palangka Raya, Kapolda Kalteng Optimalkan Penambahan Sumur Bor Permudah Pemadaman

    Palangka Raya – Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si. meninjau langsung lokasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Jl. Tjilik Riwut Km 17 hingga Km 23, Kota Palangka Raya, Kamis (24/9/2026) sore.

    Peninjauan dilakukan untuk memastikan proses pemadaman dan pendinginan karhutla berjalan optimal serta mengevaluasi kendala yang dihadapi personel di lapangan.

    Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Kalteng didampingi sejumlah pejabat utama Polda melihat langsung titik hotspot sekaligus upaya pemadaman yang dilakukan tim gabungan Satgas Karhutla.

    Kapolda Kalteng menegaskan akan mengoptimalkan penambahan sumur bor di sekitar lokasi rawan Karhutla untuk mempermudah dan mempercepat proses pemadaman.

    “Kita lihat tadi, kendala utama di lapangan adalah sumber air yang cukup jauh dari titik api. Untuk itu kita akan optimalkan penambahan sumur bor di sepanjang Km 17 sampai Km 23 ini agar pemadaman bisa lebih cepat dan efektif,” ujar Irjen Pol Iwan Kurniawan.

    Menurutnya, keberadaan sumur bor sangat vital sebagai sumber air terdekat saat terjadi kebakaran, terutama di lahan gambut yang memerlukan penyiraman intensif agar api tidak kembali menyala.

    Selain penambahan sumur bor, Kapolda juga menginstruksikan jajaran untuk terus meningkatkan patroli terpadu, deteksi dini melalui pemantauan hotspot, serta memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

    Sementara itu, Kabidhumas Polda Kalteng Kombes Pol Budi Rachmat, S.I.K., M.Si. menambahkan, Polda Kalteng berkomitmen menjaga Bumi Tambun Bungai bebas dari kabut asap akibat Karhutla melalui langkah preventif dan respons cepat di lapangan.

    “Kami juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, jangan membakar lahan dan hutan sembarangan. Mari berjibaku bersama-sama padamkan api, supaya tidak menyebar dan meluas ke segala arah,” tutupnya.

  • Tim Gabungan Bergerak Cepat Padamkan Karhutla di Nanga Bulik

    Tim Gabungan Bergerak Cepat Padamkan Karhutla di Nanga Bulik

    Lamandau – Regu siaga Karhutla Polres Lamandau bersama tim gabungan melaksanakan pemadaman kebakaran hutan dan lahan di sekitar Bukit Cinta, Nanga Bulik, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, Rabu (23/09/2026).

    Pemadaman melibatkan personel Polres Lamandau, BPBD, TNI, Brimob, Polsek Bulik, dan Satpoldam. Tim gabungan bergerak melakukan pemadaman menggunakan armada tangki air serta perlengkapan pemadam untuk mengendalikan api yang membakar lahan dan semak belukar.

    Upaya pemadaman dilakukan dengan penyisiran dan pendinginan di sekitar lokasi untuk memastikan api tidak kembali menyala. Setelah dilakukan penanganan, api berhasil dipadamkan sepenuhnya.

    Dalam pelaksanaannya, tim menghadapi kendala berupa tidak tersedianya sumber air yang berada dekat dengan lokasi kebakaran. Setelah kegiatan selesai, dilakukan pengecekan terhadap personel dan peralatan yang digunakan untuk memastikan seluruhnya dalam kondisi lengkap.

    Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Polres Lamandau bersama tim gabungan terus meningkatkan kesiapsiagaan dan respons cepat dalam penanganan Karhutla guna mencegah kebakaran meluas di wilayah Kabupaten Lamandau. (Hms)

  • Bhabinkamtibmas Bulik Monitor Kesiapsiagaan Pos Relawan Karhutla Desa Batu Kotam

    Bhabinkamtibmas Bulik Monitor Kesiapsiagaan Pos Relawan Karhutla Desa Batu Kotam

    Lamandau – Bhabinkamtibmas Desa Guci, Desa Batu Kotam dan Desa Liku Mulya Sakti, Bripka Dedy Irawan, melaksanakan sambang sekaligus memonitor kesiapsiagaan Pos Karhutla Relawan di Desa Batu Kotam, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, Kamis (24/09/2026).

    Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan kesiapan relawan dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), khususnya di wilayah yang memiliki potensi terjadinya kebakaran.

    Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas melakukan pengecekan terhadap keberadaan dan kesiapsiagaan relawan serta berkoordinasi terkait upaya pencegahan dan penanganan awal apabila terjadi Karhutla di wilayah Desa Batu Kotam.

    Selain itu, dilakukan pengecekan terhadap peralatan pemadaman dan sarana pendukung yang tersedia di pos relawan guna memastikan seluruh perlengkapan dalam kondisi siap digunakan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.

    Bripka Dedy Irawan juga mengimbau para relawan untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap titik atau lokasi yang berpotensi terjadi Karhutla serta segera melaporkan apabila menemukan adanya tanda-tanda kebakaran.

    Melalui kegiatan sambang dan monitoring tersebut, Bhabinkamtibmas terus memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan relawan sebagai bagian dari upaya deteksi dini dan pencegahan Karhutla di wilayah Kecamatan Bulik. (Hms)

  • Kaurmintu Satbinmas Polres Lamandau Silaturahmi Kamtibmas dengan Pemerintah Desa

    Kaurmintu Satbinmas Polres Lamandau Silaturahmi Kamtibmas dengan Pemerintah Desa

    Lamandau – Kaurmintu Satbinmas Polres Lamandau Aiptu Edy Slamet melaksanakan kegiatan silaturahmi Kamtibmas dengan Pj. Kepala Desa Liku Mulya Sakti, Kabupaten Lamandau, Kamis (24/09/2026).

    Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya mempererat hubungan dan komunikasi antara Polri dengan pemerintah desa, sekaligus membangun koordinasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Desa Liku Mulya Sakti.

    Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Edy Slamet menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas serta mengajak pihak pemerintah desa untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap situasi keamanan di lingkungan masyarakat.

    Silaturahmi ini juga menjadi sarana untuk memperkuat sinergi antara Polri dan pemerintah desa dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan Kamtibmas serta mendorong masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan.

    Melalui komunikasi yang terus terjalin, diharapkan koordinasi antara Polri dan pemerintah desa semakin baik sehingga setiap permasalahan yang muncul di tengah masyarakat dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti.

    Satbinmas Polres Lamandau akan terus membangun komunikasi dan kemitraan dengan pemerintah desa serta seluruh elemen masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga Kamtibmas di wilayah Kabupaten Lamandau. (Hms)

  • Bhabinkamtibmas Sematu Jaya Bersama Kapolsek Sematu Jaya Sosialisasikan Larangan dan Sanksi Pidana Karhutla

    Bhabinkamtibmas Sematu Jaya Bersama Kapolsek Sematu Jaya Sosialisasikan Larangan dan Sanksi Pidana Karhutla

    Lamandau – Kapolsek Sematu Jaya IPDA Eko Haryanto, S.H. bersama Bhabinkamtibmas Desa Bina Bhakti dan Desa Tri Tunggal, Brigpol Gatot Nur Rizky, melaksanakan sosialisasi dan imbauan tentang pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta sanksi pidana bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan kepada warga Desa Tri Tunggal, Kecamatan Sematu Jaya, Kabupaten Lamandau, Rabu (23/09/2026).

    Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai langkah pencegahan dini untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bahaya Karhutla serta mengingatkan warga agar tidak membuka lahan pertanian maupun perkebunan dengan cara membakar.

    Dalam sosialisasi tersebut, personel menyampaikan berbagai dampak yang ditimbulkan Karhutla, mulai dari polusi udara akibat asap, gangguan kesehatan seperti ISPA, kerusakan ekosistem hingga terganggunya keanekaragaman hayati.

    Selain itu, warga diberikan pemahaman mengenai larangan pembakaran hutan dan lahan serta konsekuensi hukum bagi pihak yang dengan sengaja melakukan pembakaran, termasuk ketentuan sanksi pidana dan denda sesuai peraturan perundang-undangan.

    Bhabinkamtibmas juga mengajak warga untuk bersama-sama menjaga lingkungan, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi titik api serta segera berkoordinasi dengan pihak terkait apabila menemukan adanya indikasi Karhutla di wilayah desa.

    Melalui kegiatan tersebut, Polsek Sematu Jaya terus memperkuat upaya preventif dan membangun kemitraan dengan masyarakat guna mencegah terjadinya Karhutla sekaligus menjaga keamanan, kesehatan, dan kelestarian lingkungan di wilayah Kecamatan Sematu Jaya. (Hms)

  • Polres Lamandau Musnahkan 14,9 Kilogram Sabu, Ungkap Jaringan Peredaran Lintas Provinsi

    Polres Lamandau Musnahkan 14,9 Kilogram Sabu, Ungkap Jaringan Peredaran Lintas Provinsi

    Lamandau – Polres Lamandau melaksanakan pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu hasil pengungkapan tindak pidana narkotika. Dari barang bukti sebanyak 16,343 kilogram yang diungkap dalam satu laporan polisi, sebanyak 14,903,36 gram atau sekitar 14,9 kilogram dimusnahkan setelah melalui proses penetapan status barang sitaan oleh pihak Kejaksaan Negeri Lamandau dan Pengadilan Negeri Nanga Bulik, Kamis (24/09/2026).

    Kasus tersebut melibatkan tiga terduga tersangka, yakni EEF, ELK dan AHJ. Ketiganya berperan sebagai kurir dan pengawal dalam pengantaran narkotika jenis sabu dari Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, menuju Palangka Raya. Barang bukti yang diamankan antara lain 15 bungkus plastik berisi kristal diduga sabu dengan berat kotor 16,343 kilogram, uang tunai Rp400 ribu, satu tas ransel, tiga unit telepon genggam serta dua kendaraan roda empat.

    Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengungkap modus operandi yang di gunakan para terduga tersangka dengan menggunakan dua kendaraan, yakni Toyota Innova dan Toyota Avanza. Kendaraan Toyota Innova digunakan untuk menyimpan atau membawa narkotika yang dikemudikan oleh ELK, sedangkan Toyota Avanza digunakan untuk mengawal perjalanan yang dikemudikan EEF dan AHJ. Ketiga terduga tersangka disebut memperoleh upah sebesar Rp.30 juta setelah narkotika sampai di Palangka Raya.

    Sepanjang Januari hingga September 2026, Satresnarkoba Polres Lamandau mencatat telah mengungkap 21 kasus tindak pidana narkotika dengan 36 tersangka. Barang bukti yang berhasil diamankan dalam periode tersebut meliputi 73.589,48 gram atau sekitar 73,5 kilogram sabu, 15.450 butir inex serta lima cartridge liquid etomidate. Pengungkapan tersebut juga menunjukkan adanya jaringan peredaran yang berasal dari Pontianak dengan jalur menuju Lamandau dan sejumlah wilayah lainnya, termasuk Pangkalan Bun, Sampit, Palangka Raya, Banjarmasin dan Samarinda, Kapolres Lamandau AKBP Eko Yusmiarto, S.I.K. terus berkomitmen untuk memberantas segala bentuk peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Lamandau.

    Pemusnahan barang bukti dilakukan berdasarkan penetapan status barang sitaan dari Kejaksaan Negeri Lamandau dan surat penetapan dari Ketua Pengadilan Negeri Nanga Bulik. Sebagian barang bukti digunakan untuk kepentingan pemeriksaan laboratorium dan pembuktian di persidangan, sementara barang bukti lainnya dimusnahkan sesuai ketentuan yang berlaku.(Hms)